Fadilah Hafal Asmaul Husna Bisa untuk Tiket ke Surga

Sebuah hadis tertulis yang artinya berikut, “Sesunguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia masuk surga.” (HR. Bukhari)

Menjaga dalam hal ini adalah menghafal ya. Namun, tidak hanya sekadar menghafal. Tapi, benar-benar bisa memahami maksudnya dan menjalankannya.

Ya, saya rasa Anda pun tahu bahwa begitu besar fadilah dari asmaul husna. Siapa pun yang melanggengkan membacanya, maka akan dimudahkan hajatnya. Bahkan, di dalam asmaul husna sendiri juga mengandung segala solusi atas masalah manusia.

Misalnya, ingin rezeki lancar, Bisa berucap Ya rozaq. Ingin kaya, bacalah Ya Ghoniyyu ya Mughniyyu. Ingin selamat atau untuk perlindungan, bisa baca Ya Salam, dan sebagainya.

Begitu istimewanya bacaan asmaul husna. Bahkan, hadis yang diriwayatkan Imam Bukhori pun dijelaskan bahwa siapa pun yang hafal asmaul husna, maka akan dimasukkan ke surga. Ya, bisa dikatakan, hafal asmaul husna, maka secara otomatis tiket surga sudah dipesan.

Meski, untuk masuk surga itu adalah Hak Allah, bukan karena kita mengamalkan amalan tertentu. Setidaknya, jalan untuk membuka pintu surga itu ada beragam. Setidaknya juga, kita bisa mengupayakannya dengan cara hafal asmaul husna.

Namun, tidak semudah itu. Ya, tidak hanya dengan menghafalnya saja. Tapi, benar-benar diresapi mankanya, ditadabburi, dan direnungkan. Inilah yang tak banyak orang paham.

Saya rasa, anak kecil yang masih sekolah madrasah, banyak sekali yang hafal Asmaul Husna. Termasuk juga anak balita yang masih belum mengerti apa pun.

Sebagai manusia dewasa yang mampu berpikir dan merenung, seyogiaynya kita harus sering bertadabbur terhadap ayat-ayat Allah dan ketentuan-ketentuan Allah.

Jika Anda hanya hafal saja, lalu Anda ucapkan tanpa makna, bukankah Anda seperti baca mantra yang tanpa isi?

Ya, sebagian besar orang begitu. Itulah kenapa banyak orang baca amalan mulai dari puluhan kali, ratusan, bahkan ada yang ribuan kali, tapi belum merasakan manfaatnya. Terkadang, hajatnya belum benar-benar bisa terkabul.

Bisa saja saat membaca atau mengamlkan amalannya, mereka hanya sebatas ucapan saja, hati dan pikiran tidak hadir.

Ini juga termasuk banyak orang yang lalai dalam sholat. Yakni orang-orang yangsecara gerakan dan ucapan sholat, tapi pikiran dan hatinya ke mana-mana, tidak sholat. Na’udzu billah.

Semoga kita semua dihindarkan pada hal demikian. Dan kita semau dituntun oleh Allah untuk mendapatkan kemuliaan baik dunia maupun akhirat. Amin.

25 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *