Jangan Salahkan Tasbihnya, Tapi Salahkan Dirimu Sendiri

Ada beberapa orang yang memang menggunakan sarana Tasbih Asmaul Husna dari Saya. Dan merasa belum mendapatkan hasil atau merasakan manfaatnya.

Padahal, sudah begitu banyak orang yang berhasil merasakan manfaat setelah mengggunakan Tasbih Asmaul Husna ini.

Tapi, jika belum merasakan manfaatnya, lalu yang disalahkan tasbihnya, maka itu salah kaprah.

Kalau orang lain bisa mendapatkan manfaat, kenapa orang yang komplain belum merasakan manfaatnya?

Jelas, ini yang salah dan keliru adalah orang tersebut sendiri. Apakah sudah digunakan sesuai panduan atau belum, apakah dilakukan dengan istikomah atau tidak, apakah sudah sungguh-sungguh melakukannya atau tidak, dan sebagainya.

Menariknya, rata-rata orang yang belum merasakan manfaatnya karena mereka terlalu bernafsu untuk berhasil.

Padahal, baru dipakai beberapa hari, seminggu, 2 minggu, 1 bulan, 2 bulan, dan sebagainya. Yang jelas, rata-rata belum lama menggunakan Tasbih Asmaul Husna ini.

Kan aneh ya? Padahal, yang namanya amalan perlu dilakukan dengan istikomah. Sebab, istikomah itu jauh lebih baik ketimbang 1000 karomah.

Itu sebabnya, Anda perlu yang namanya benar-benar mengamalkannya dengan sungguh-sungguh.

Sungguh-sungguh di sini artinya, melakukannya dengan penuh keihklasan, sabar, konsisten, tidak ingin cepat-cepat berhasil, dan sebagainya.

Artinya, Anda perlu menciptakan ketenangan di dalam diri, kedamaian, dan keheningan. Di saat Anda bisa menciptakan itu semua, maka Anda bisa dengan mudah mendapatkan impian dan harapan Anda.

Tetapi, jika Anda masih dipenuhi nafsu, masih banyak penyakit hatinya, masih suka iri, dengki, hasud, dan berbagai penyakit hati lainnya, itu malah bisa memperlama hasilnya.

Jadi, jangan salahkan tasbihnya, jangan salahkan sarananya, jangan salahkan guru yang berusaha membimbing Anda jadi lebih baik, jangan salahkan di luar diri Anda.

Salahkan saja diri Anda, apa yang masih keliru pada diri Anda. Apa yang selama ini Anda rasakan, apakah Anda merasa tidak nyaman, merasa tidak baik, merasa seolah berat beban Anda, dan sebagainya?

Jika yang Anda rasakan adalah ketiadaan berdaya, maka hidup Anda pun tidak akan berubah jadi lebih baik. Niatkan sarana spiritual apa pun sebagai media saja dan tetap sandarkan hati pada Sang Ilahi

 

 34 total views,  1 views today